China : Senjata tandingan untuk membunuh kapitalisme barat

China menggunakan dua mata uang untuk transaksi, kayak Inggris, punya dua mata uang. Awal mulanya Untuk negara jajahan, Inggris menggunakan mata uang dollar.

 

Sebagai catatan tambahan, China punya empat bank sentral, Kehebatan China melawan Kapitalisme barat adalah kecerdikan.

 

Pada umumnya, teori umum tentang kelemahan dari kapitalisme itu hanya dilihat dari tidak adanya keseimbangan pasar akibat tidak seimbang nya permintaan penawaran, yang melahirkan over produksi, over kapasitas, over akumulasi. Over produksi selama ini dianggap sebagai penyakit alamiah Kapitalisme yang memicu resesi.

 

Dan resesi adalah senjata dari kepitalisme barat untuk membunuh sebuah negara. Seluruh negara di dunia yang mau dikuasai dipukul pakai serangan resesi ekonomi. Dengan resesi maka negara yang berbasis solidaritas dan tolong menolong dapat dirusak. Tahun 1998, kita diserang pakai resesi, soalidaritas dan gotong royong langsung runtuh, langsung berantam satu dengan yang lain.

 

Nah hebatnya China dia menemukan senjata tandingan untuk membunuh kapitalisme barat, yaitu PEMALSUAN PRODUK.

 

Hak paten adalah senjata Kapitalisme barat untuk akumulasi dan penumpukan modal. Namun dengan pemalsuan produk semuanya runtuh. Barat runtuh karena produk produk nya di inteli oleh intelijen ekonomi China lalu dibuat palsunya dan dijual murah.

 

Itulah perlawanan nyata dengan teknologi dan inovasi. Saat ini barat kesulitan pukul China pakai senjata resesi karena China juga  menggunakan dua mata uang dan empat bank sentral.

 

Hanya perang dengan Korut yang dapat menghentikan China…hehehe kita tunggu episode akhir zaman, Donnald Trump Desember or Januari di makzulkan. China jadi negara raksasa karena ditopang oleh kekuatan Commawealth British dan Diasporanya Yahudi.

 

Apakah British dan Jews akan meninggalkan Amerika dan mendukung China sebagai Polisi dunia yang baru, ini adalah pertanyaan yang perlu dicari jawabannya. Jika British dan Jews mendukung Amerika sebagai kaki tangan mereka selama ini, berarti perang Korea akan diledakan.

 

Jika tidak maka tidak akan terjadi perang antar peradaban seperti yang diramalkan oleh Samuel Huntington. Justru sebaliknya kita akan dapat melihat bersatunya tiga peradaban raksasa yang menguasai dunia saat ini, peradaban Commawealth British, peradaban Diaspora Jews dengan peradaban Overseas China… negeri

 

Dengan ditangkapnya ” bandar” teroris” dan “produsen” gerakan ekstrimis, pangeran Alwaleed bin Talal, maka mungkin saat ini terorisme sebagai komoditi dagangan tak dikehendaki bergerak dulu…..mungkin nanti dipakai lagi.

 

Pak Tito perlu cari komoditi yang lain dulu hehehe

 

Intinya jangan sampai salah bawa dagangan. Kita ke  Amerika dagangan anti komunis ternyata di sana tak lagi jadi komoditi yang hits, sudah dianggap mumi. Seluruh dokumen operasi anti komunis telah dibuka ke publik, bahkan ada yang telah jadi film, itu artinya ancaman yang baru sedang dirumuskan dan dijalankan.

 

Jangan pula kita datang bawa dagangan anti teroris, ternyata di sana sudah mulai mengubah model…nyatanya “bandar” dan “produsen” teroris yang selama ini bekerjasama dengan CIA, RNI dan Mossad untuk lakukan operasi terorisme, ternyata ditangkap pakai isu korupsi.

 

Al Waleed bin Talal selama ini sebetulnya adalah diduga bandar  dari terorisme dan ekstrimis agama.

 

Ketika mempersiapkan kedatangan Raja Salman ke Indonesia, kalau gak salah Pak LBP, Riza Chalid dan Novanto bersama Dubes Arab di Indonesia bertemu dengan Pangeran Talal untuk mempersiapkan kedatangan Raja Salman.

 

Kalau Pangeran Talal  ditangkap, lalu bagaimana nasib investasi nya…? Hehehe

 

Temannya Surya Paloh dari China yang mau bangun gedung pencakar langit di Indonesia juga ditangkap oleh pemerintah China karena isu korupsi. Kini peletakan batu pertama gedung nya SP sekaligus jadi peletakan batu terakhir….hehehehe

Aktivis PRD

admin

leave a comment

Create Account



Log In Your Account