IMMawan Fendi, Terpilih Pada Saat Di Luar Negeri

 

Pasca  Musyawarah Cabang (MUSYCAB) Ke XXIII pada 8 – 9 September 2017  Di SMA Muhammadiyah 3 Jember, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah( IMM) Jember  menghasilkan keputusan kontroversial  yang dalam sejarah perjuangan IMM Jember baru pertama kalinya terjadi.

 

Pertama adalah  dibentuknya Team Pengawal Tanfidz (TPT PC IMM Jember) sebagai lembaga Ad hoc yang bertugas sebagai pengawal Tanfidz yang telah di sepakati dan di putuskan pada saat MUYCAB Ke XXIII.

 

Kemudian yang kedua terpilihnya ketua umum PC IMM Jember priode 2017/2018 di luar formatur terpilih yang pada saat MUSYCAB sedang di Thailand, hal ini sangat jarang terjadi entah karna ketidak siapan formatur terpilih atau memang ada kepentingan lain di dalamnya sebagai strategi gerakan politik praktis di internal IMM Jember itu sendiri, yang pasti dalam hal ini semua Komisariat IMM Se-kabupaten Jember berharap Agregasi yang telah di bentuk mampu memberikan jawaban akan dahaga pergerakan, yang di rasa kurang berdampak luas pada kepemimpinan sebelumnya.

 

IMMawan Fendi Hidayat Pada saat Musyawarah berlangsung tidak hadir sekaligus tidak menjadi Formatur terpilih karna sedang melaksanakan tugas kampus di thailand.

Pertanyaan dan kritikan sempat terjadi di internal IMM maupun dari ORMEK lain,  setelah hampir 2(dua) bulan menjadi perundingan keras di tubuh Formatur akhirnya resmi di tetapkan lah Fendi Hidayat sebagai ketua umum terpilih PC IMM Jember priode 2017/2018.

 

Terpilihnya IMMawan Fendi yang kontroversial tersebut ternyata tidak bertentangan dengan AD/ART IMM maka secara legal atas dasar kesepakatan Voting formatur IMMawan Fendi resmi menjadi ketua umum terpilih.

 

Yang menurut saya point penting tentang legal formal terplihnya ketua umum di luar Formatur harus segera di sikapi pada saat MUKTAMAR IMM nanti, hal ini untuk mencegah terjadinya Maladminitrasi yang berlebih dan menghindari adanya politik praktis yang sangat tidak menguntungkan IMM.

 

Pandangan baik saya bahwa terpilihnya Fendi Hidayat bukanlah kepentingan tetapi memang kebutuhan, dengan mengutip – Linda Lambert  “Setiap orang memiliki hak, tanggung jawab dan kemampuan untuk menjadi seorang pemimpin”.

 

Walaupun hingga saat ini masih ada sisa pertayaan yang belum mendapat jawaban puas atas terpilihnya IMMawan fendi, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jember telah resmi di lantik pada Jum’at 27 Oktober 2017 di Mini Hall Gedung D UNMUH Jember.

 

Dengan mengusung tema “Meneguhkan Spirit Filantropi untuk Jember Berkemajuan”.  Pada sambutanya Mahasiswa kelahiran Jember, 2 maret 1991 itu berkomitmen akan membawa gerakan IMM Jember pada gerakan kemanusian yang benar benar di rasakan manfaatnya, tema Spirit Filantropi harus menjadi gerkan bersama hingga tataran  grass roots, IMMawan Fendi meutup sambutanya dengan Hadist  “Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi orang lain”

 

Terlepas kontroversi di atas sekarang sudah saat nya IMM Jember berbenah dan fokus melakukan gerakan bersama dan melupakan aroma Musyawarah yang tidak menguntungkan jika terus di perdebatkan, karna Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur, mereka seakan-akan seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh ( as- Saff : 4)

 

IMMawan Andi Saputra

Ketua TPT PC IMM Jember

 

 

 

 

admin

leave a comment

Create Account



Log In Your Account