Haruskah Meninggalkan DEMONSTRASI?

Kabar baik pembaca, Straight to nama saya Andi Saputra Anak pertama dari dua bersaudara,saat ini saya tercatat sebagai Mahasiswa fakultas hukum di Salah satu Universitas swasta Jawa timur, menjadi Mahasiswa adalah kebanggaan tersendiri bagi saya, karna tidak semua yang tercatat dalam akta kelahiran tercatat pula di data base pendidikan apalagi samapai dengan perguruan tinggi.

Mana lagi yang lebih menyenangkan kecuali menjadi paling benar dan selalu di maklumi dalam kesalahan (nikmat mahasiswa yang pernah saya dengar),

beberapa selogan perjuangan pun melekat pada tubuh mahasiswa seperti, agent of change agent of control dan iron stock, yang tak perlu lagi saya jelaskan pasti semua sudah faham.

Perjuangan mahasiswa yang sudah menjadi kebiasaan adalah aksi demonstrasi, peyampaian pendapat di muka umum dengan kajian dan analisis akademik kemudian menunjukan pandangan yang di tujukan terhadap keadaan tertentu, dengan harapan ada efek domino yang memicu perubahan, hal ini pun di latar belakangi beban ideologis yang harus di emban ketika menjadi
Mahasiswa.

Next to problem, setelah memperhatikan dengan seksama fenomena pergerakan mahasiswa hari ini dengan melalui demonstrasi banyak menuai kriminalisasi meski kebebebasan berpendapat di persilahkan oleh UU 9 th 99.

mulai dari perlawanan mahasiswa saat pembangunan semen kendeng di Jawa tengah, pergerakan aktifis tumpang pitu banyuwangi dan yang terbaru ketua BEM UNSRI ahamad farizal yang memperjuangkan penolakan UKT di bungkam oleh Rektorat dengan tuduhan hate speech melalui uu ITE. semua hal tersebut tentu tidak bisa di biarkan begitu saja, ini bukan sekedar alasan pembungkaman tapi di dalam nya terdapat ketidakadilan, ini adalah bentuk represif penguasa terhadap mahasiswa dengan alat peraturan nya, sudah dapat di pastikan ini era tangan besi.

Pedahal untuk menyiapkan satu kali saja aksi demonstrasi mahasiswa harus menyiapkan waktu yang tidak sebentar belum lagi adanya intimidasi internal karna ketidak samaan pendapat, intervensi pihak yang memiliki kepentingan dan masih banyak lagi hambatan untuk menyiapkan satu kali aksi masa.

Dari rangkaian hal tersebut saya mulai skeptis (Anthony Giddens,1993) terhadap gerakan Mahasiwa khususnya gerakan demonstrasi

secara pribadi saya menilai aksi demonstrasi hari ini tidak menghasilkan apa apa.

saya hanya mendapati kenyataan bahwa aksi demonstrasi hanya menghasilkan tumpukan sampah dan kemacetan lalu lintas.

Demonstrasi sebagai gerakan sosial yang berusaha mendorong atau menghambat perubahan sosial berhenti pada aksi kolektif saja.

Barangkali untuk sekedar menarik simpati media dalam permainan isu sosial is oke, namun pasca 98 simaklah beberapa aksi yang di lakukan mahasiswa, kita bisa bertanya seberapa terukur kah demonstrasi itu?
Menurut saya, Demonstrasi itu tidak jauh lebih baik daripada upacara bendara, yang di lakukan setiap hari senin di sekolah dasar.

Berangkat dari Rejendra Singh dengan pendangan gerakan sosial baru yang mana gerakan tidaklah di ciptakan apalagi di lancarkan atau di pimpin oleh para pemimpin.

Setiap kali ada ketidak puasan yang melampaui batas kesabaran manusia, gerakan sosial akan muncul dengan sendirinya dan terwujud dalam aksi aksi dari kesadaran kolektif yang bersifat konfliktual.

Kemudian pemikir besar seperti Wooscock, 1962 dan Wertheim, 1974 memaparkan bahwa gerakan sosial pada dasarnya mempunyai sifat kenyataan integral masyarakat itu sendiri.

gerakan sosial bertumpu sepenuhnya pada manusia secara utuh.

Maka mahasiswa saat ini sudah harus memulai gerakan penyadaran kepada akar rumput dan tidak menjadi menara gading (Anthoni Gramsky) secara terus menerus menjadi satu bagian yang tida terpisahkan dari setiap masalah, yang akan terus tumbuh solusi terbarukan dengan konfliktual sehat produktif.

Karna gerakan Demonstrasi adalah gerakan konservatif tradisional yang sangat rawan emosional dan erasional yang tidak jarang menimbulkan aksi anarkisme.

Jika ditanya apakah saya akan meninggalkan gerakan Demonstrasi maka saya jawab.TIDAK AKAN

Andi Saputra

(Pegiat Literasi Jember)

admin

leave a comment

Create Account



Log In Your Account